Wednesday, June 24, 2009
Semua diawali dengan sebuah langkah kecil
Sunday, May 3, 2009
Tangan Kanan dan Kiri
Mari kita lihat Firman Tuhan tentang hal ini...
Matius 6:3
"Tetapi jika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu"
Arti Firman Tuhan ini, jangan sampai ada seorang lain pun tahu pemberian anda yang tulus pada seseorang. Biarlah Tuhan yang membalas, bukan dalam bentuk pujian dan sanjungan dari pihak ketiga balasannya.
Demikian renungan singkat ini. Semoga membawa berkat.
Amin
Wednesday, April 8, 2009
Contreng, centang, tanda v atau apalah ...
Friday, March 27, 2009
Earth Hour '09.doc
Dukung Earth Hour 2009
dengan 'Memadamkan lampu' selama 1 jam
28 Maret 2009
20.30 21.30 WIB
Dapatkan merchandise menarik dari Sharp untuk 200 pengirim pertama, foto bukti keikutsertaan lingkungan Anda dalam program ini.
Kejujuran dan kesadaran diri Anda, menjadi kesuksesan program ini guna mengurangi perubahan iklim yang terjadi di bumi kita tercinta !!!
JANGAN LUPA SAKSIKAN TODAY's DIALOG MALAM INI
METRO TV
20.30
ANTARA
SHARP Mr. Fumihiro Irie Presiden Direktur PT SHARP Electronics
WWF Mr. Kemal Stamboel Board Executives WWF-Indonesa
DKI
Moderator :
Desi Anwar
Mengenai Earth Hour 2009
EARTH HOUR 2009
Tahun ini, untuk pertama kalinya Earth Hour dilakukan di
Pada Sabtu, 28 Maret 2009, tepat pukul 20.30, masyarakat
1 jam.
Dan pada saat yang bersamaan, lampu-lampu di bangunan bersejarah seperti Monumen Nasional (Monas) serta di beberapa ciri khas kota Jakarta lainnya, seperti Patung Pemuda, Jembatan Semanggi, Bundaran HI, Air Mancur Arjuna Wiwaha dan tak terkecuali kantor gubernur balaikota akan dipadamkan.
Tujuan dari EH 2009
· Mendapat dukungan dan partisipasi pemerintah, pelaku bisnis, dan publik
· Mengedukasi publik untuk melakukan perubahan
· Mengukur kontribusi dan perubahan yang dapat dilakukan
· Berkontribusi dalam kampanye global untuk membuktikan bahwa dengan bekerja sama kita bisa membuat perubahan besar
· Konsumsi listrik di Indonesia masih terkonsentrasi di Jawa, yakni pada 2007 mencapai sekitar 77% dari konsumsi nasional, dan sekitar 20% pengguna listrik di Indonesia berada di Jakarta, sedangkan untuk pasokan listrik di daerah lain di Indonesia masih berbagi dalam jumlah yang lebih kecil.
Kenapa Jakarta
Total konsumsi listrik wilayah DKI Jakarta dan Tangerang adalah 23% dari total konsumsi listrik di seluruh Indonesia, dengan komposisi terbesar sebagai berikut:
34% berasal dari sektor rumah tangga (sebagian besar di DKI Jakarta)
30% berasal dari sektor industri (sebagian besar di Tangerang)
29% dari sektor bisnis (sebagian besar di DKI Jakarta)
Memadamkan lampu di DKI Jakarta 1 jam, sama dengan:
· 300MW (cukup untuk mengistirahatkan 1 pembangkit listrik dan menyalakan 900 desa)
· Mengurangi beban biaya listrik
· Mengurangi emisi sekitar 284 ton CO2
· Menyelamatkan lebih dari 284 pohon
· Menghasilkan O2 untuk lebih dari 568 orang
Klik http://www.youtube.com/watch?v=y8wqyVosyGU untuk melihat tayangan PSA EARTH HOUR 2009 Produksi Sharp
Klik www.earthhour.org/indonesia untuk menyatakan dukungan Anda.
KONTRIBUSI SHARP
- Mendonasikan 1094 spot tayangan iklan, di 10 stasiun televisi nasional dan 4 stasiun radio dengan menayangkan iklan layanan masyarakat ( PSA ) Earth Hour 2009, yang diproduksi oleh Sharp untuk menghimbau masyarakat luas untuk ikut serta dalam program Earth Hour 2009 dalam periode 7 hari dari 22 Maret 2009 sampai 28 Maret 2009.
- Pemadaman lampu kantor utama PT Sharp Electronics Indonesia di Pulogadung, Jakarta Timur selama 1 jam mulai dari pukul 20.30 21.30.
- Pemadaman 14 titik pemasangan billboard Sharp di Jakarta.
- Pemutaran tayangan Sharp PSA (Public Service Announcement) Earth Hour 2009 di produk display 7 toko-toko tradisional dan 4 modern channel di Jakarta dalam periode 7 hari dari 22 Maret 2009 sampai 28 Maret 2009.
- Menghimbau dan mengajak seluruh karyawan PT Sharp Electronics Indonesia dan rekan bisnisnya untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Thursday, March 26, 2009
Smile! You're on God's Camera
Tetap semangat di situasi sulit ini, percaya bahwa kita tetap ada dalam pengawasan kamera Tuhan Yesus Kristus.
Smile, You're on God's Camera!!!
(pic. taken from http://dvice.com/pics/3_lens_camera.jpg)
Thursday, March 12, 2009
Saturday, March 7, 2009
Religi ala Blackberry
Semenjak tahun kemarin sptnya, ada satu demam yg melanda Indonesia khususnya di kota2 besar. Demam ini sangat menular, bisa bikin ngiler orang lain, bisa bikin marah juga, bisa bikin ketawa baik ngakak maupun sinis. Demam itu adalah Demam Blackberry (BB).
Dulu sebelum saya tahu apa itu Blackberry, sering saya membayangkan segelas jus blackberry yg merupakan saudara sepupu dari blueberry dan strawberry. Hihihi. Untunglah ke-ndesoan dan ketidaktahuan itu segera sirna dimakan buku dan majalah serta surat kabar yang banyak mengulas Telepon Selular bertombol banyak seperti keyboard mini dan berorientasi email ini.
Makin hari, makin banyak kita temui orang yang menunduk sambil memegang sebuah handset dengan "silicon case" warna warni dengan dua tangannya. Kadang sambil mikir, senyum sendiri dan membaca mantra yg tidak jelas maksudnya. Mau duduk, berdiri, jongkok dan tidur mungkin, handset itu selalu dipegang. Weleh Blackberry....
Kepopulerannya semakin bersinar tatkala Mr. Obama menjadi presiden Amerika. Wajar, beliau ini BB user malah mungkin BB addict. Beliau pun ngotot untuk tetap memakai BB nya dengan segala risiko.
Terus ketika Facebook menggantikan Friendster... waduh makin ciamik nih rupanya si BB. Dia sudah mengintegrasikan Buku Wajah di dalamnya. Makin edun lah...
Bangun tidur sampai tidur lagi, BB ini sudah menjadi pasangan hidup kedua bagi pemakainya yg sudah dalam taraf addicted. Bandung tidur yg dicari BB, liat email, YM or BM (YM itu Yahoo Messenger, BM itu Blackberry Messenger) atau sekadar baca berita di RSS Feed nya. Malah ada email yg beredar, kalo penyandu BB ini koran langganannya gak pernah disentuh. Mandi kalo bisa bawa BB, (entar pasti ada BB tahan direndam di air, hihih), kalo sekedar - sorry - nongkrong di toilet, mungkin dibawa juga ya... Pergi kemanapun kata email yg sama, lebih suka disupirin, ngantri panjang makin seneng, makin panjang makin baik. Lebih penurut ama istri (buat suami2), karena diajak shopping sampe midnight sale juga gak protes. Malah lebih senang katanya. Sampai mau berangkat tidur juga demikian halnya. Di ranjang mungkin curi2 kesempatan pegang BB karena takut dimarahin pasangannya. Kecuali ya.. yg dua2nya pakai BB tuh. Pasti saling memahami.
Nah sudah agak jelas kan bagaimana BB itu? Walaupun cuma sekilas info, tapi kita dapat menarik kesimpulan kalau BB tidak bisa dipisahkan dari pemakai yg level pecandu ini.
Bagaimana dengan kehidupan rohani kita? Apakah kesadaran dan perhatian kita pada Tuhan dikalahkan dengan hal seperti BB ini? Kali ini saya mau mengajak kita untuk mencoba menerapkan BB Addict ini dalam kehidupan rohani kita masing2. Alangkah indahnya kalau pikiran dan hati kita selalu tertuju pada Tuhan yang Maha Mengasihi itu di setiap detik kehidupan kita? Setiap ayat dalam Kitab Suci yang kita baca selalu melekat dalam diri kita, menunggu untuk diterapkan pada sesama kita. Melakukan Firman Tuhan di setiap langkah kita. Membuat kita menjadi pelaku Firman yg lebih dari BB Addict tadi. Dari sejak bangun tidur, kita mengucap syukur pada Tuhan, mengawali aktivitas dengan doa, beraktivitas dengan menerapkan Kasih Tuhan pada sesama kita, mengampuni orang yang menyakiti kita, berdoa buat mereka, mengirim kata2 yang membangun dalam percakapan kita, mengecek selalu Instant Messenger dari Tuhan yang kita dapat dari ayat2 Kitab Suci dan memberikannya pada yg membutuhkan. Menguatkan sesama yang sedang dalam kelemahan, membantu yang kekurangan, dan mengingatkan yang tersesat.
Alangkah berbahagianya Tuhan sebagai pencipta kita kalau kadar keimanan kita melebihi kadar kecanduan kita kepada sebuah alat buatan manusia yang mudah rusak.
Malam menjelang pagi ini, saya mau mengawali hari yang di depan dengan ucapan syukur dan hal-hal baik lainnya sesuai perintah Tuhan. Seperti yang sudah saya tulis ini. Saya mulai dari diri saya sendiri. Bagaimana dengan anda?
Amin.
Depan Monitor, tengah malam 7 Maret 2009.
Yongky
