e -RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Judul: ROH PENGENALAN AKAN TUHAN Dalam sebuah konferensi Alkitab, Prof. Ludwig Kopfwissen dari Hal ini sangatlah mungkin karena firman Tuhan tak pernah berdiri Tanpa Roh Kudus, kita tidak akan mengalami kuasa transformasi dari DALAM SEKOLAH KEHIDUPAN e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-02-08 Efesus 1:15-23 15 Karena itu, setelah aku mendengar tentang imanmu dalam Tuhan Bacaan Alkitab Setahun: e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA |
Wednesday, February 8, 2012
(e-RH) Februari 08 -- ROH PENGENALAN AKAN TUHAN
Tuesday, February 7, 2012
(e-RH) Februari 07 -- "AKU BENCI MELIHATNYA!"
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Judul: "AKU BENCI MELIHATNYA!" Melihatlah bersama saya. Sudah tak terhitung gereja yang berdiri Melihatlah bersama Yesaya. Apa yang terjadi di surga, sementara di Lihat, setelah sekian tahun gereja bertumbuh, bukankah kondisi "DI MANA KITA, KALA BANYAK PENINDASAN; e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-02-07 Yesaya 1:10-20 10 Dengarlah firman TUHAN, hai pemimpin-pemimpin, manusia Sodom! Bacaan Alkitab Setahun: e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA |
Sunday, February 5, 2012
Renungan Harian 5 February 2012
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 5 Februari 2012
Bacaan : Ibrani 6:9-20
Setahun: Keluaran 19-21
Nats: Pengharapan itu sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang
telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir ... (Ibrani 6:19)
Judul:
SAUH BAGI JIWA
Siapa yang tidak takut ketika harus menghadapi badai besar di
tengah lautan? Angin dan ombak yang besar itu dapat membuat kapal
yang kita tumpangi menjadi kandas. Pada saat seperti itulah sebuah
sauh atau jangkar diturunkan ke dasar laut. Ukuran jangkar jelas
sangat kecil bila dibandingkan dengan ukuran kapal, namun perannya
sangat besar untuk menahan kapal dari terjangan ombak.
Alkitab mengibaratkan pengharapan kepada Tuhan seperti jangkar.
Dengan jangkar itulah orang dapat bertahan dalam badai
ketidakpastian hidup. Seperti pengalaman Abraham. Istrinya sudah
menopause dan dirinya juga sudah begitu tua. Mungkinkah ia akan bisa
mendapatkan keturunan seperti yang dijanjikan Tuhan? Penantian
panjang ini seperti badai yang dapat menggoyahkan iman Abraham.
Namun Alkitab mencatat, Abraham menanti dengan sabar (ayat 15).
Mengapa? Karena Abraham tahu kepada Siapa ia meletakkan
pengharapannya (ayat 16-18). Penulis kitab Ibrani mendorong jemaat
Tuhan yang mulai goyah imannya untuk memiliki pengharapan yang
demikian (ayat 11-12).
Tuhan kita adalah Tuhan yang selalu menepati janji-Nya. Dia tidak
pernah berdusta. Apakah kita sungguh meletakkan pengharapan kita
kepada-Nya? Menanti memang adalah pekerjaan yang tidak menyenangkan,
tetapi menanti adalah bukti kesungguhan iman dan pengharapan kepada
Pribadi yang memberikan janji itu. Jangan berusaha menjawab
pergumulan dengan cara kita sendiri. Jangan pernah meninggalkan
pengharapan kita dalam Tuhan. Pengharapan itulah sauh bagi jiwa,
yang akan menjaga kita untuk tidak goyah diombang-ambingkan badai
kehidupan. --VT
KITA DAPAT BERHARAP PADA JANJI-JANJI TUHAN
KARENA KITA TAHU DIA YANG MENJANJIKANNYA SETIA
e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-02-05
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/02/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/02/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Ibrani+6:9-20
Ibrani 6:9-20
9 Tetapi, hai saudara-saudaraku yang kekasih, sekalipun kami
berkata demikian tentang kamu, kami yakin, bahwa kamu memiliki
sesuatu yang lebih baik, yang mengandung keselamatan.
10 Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu
dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan
kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai
sekarang.
11 Tetapi kami ingin, supaya kamu masing-masing menunjukkan
kesungguhan yang sama untuk menjadikan pengharapanmu suatu milik
yang pasti, sampai pada akhirnya,
12 agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut
mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa
yang dijanjikan Allah.
13 Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia
bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang
lebih tinggi dari pada-Nya,
14 kata-Nya: "Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau
berlimpah-limpah dan akan membuat engkau sangat banyak."
15 Abraham menanti dengan sabar dan dengan demikian ia memperoleh
apa yang dijanjikan kepadanya.
16 Sebab manusia bersumpah demi orang yang lebih tinggi, dan sumpah
itu menjadi suatu pengokohan baginya, yang mengakhiri segala
bantahan.
17 Karena itu, untuk lebih meyakinkan mereka yang berhak menerima
janji itu akan kepastian putusan-Nya, Allah telah mengikat
diri-Nya dengan sumpah,
18 supaya oleh dua kenyataan yang tidak berubah-ubah, tentang mana
Allah tidak mungkin berdusta, kita yang mencari perlindungan,
beroleh dorongan yang kuat untuk menjangkau pengharapan yang
terletak di depan kita.
19 Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita,
yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir,
20 di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia,
menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai
selama-lamanya.
Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Keluaran+19-21
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Keluaran+19-21
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria
Sent from my BlackBerry Wireless Handheld
Powered by Gee! from StarHub
Saturday, February 4, 2012
(e-RH) Februari 04 -- KESADARAN BARU
Powered by Gee! from StarHub
-----Original Message-----
From: e-RH <owner-i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Date: Fri, 03 Feb 2012 11:10:00
To: e-RH<i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Reply-To: e-RH <owner-i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Subject: (e-RH) Februari 04 -- KESADARAN BARU
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 4 Februari 2012
Bacaan : Filipi 3:1-16
Setahun: Keluaran 16-18
Nats: Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang
kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap
rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia
daripada semuanya (Filipi 3:7-8)
Judul:
KESADARAN BARU
Setiap orang pasti punya sesuatu yang dibanggakan: kekayaan,
pendidikan, pengalaman, koneksi, status, dan sebagainya. Hal-hal
yang semestinya menjadi sampiran itu sedikit banyak seperti
memberikan identitas pada diri kita. Jika tak hati-hati, siapa diri
kita akan ditentukan oleh apa yang ada dan melekat dalam diri kita.
Ini berbahaya.
Paulus, dalam perjalanan hidupnya, mengalami pengalaman yang
sedemikian mengubahkan sehingga segala macam sampiran hebat pada
masa lalu, kini baginya adalah sampah. Bahasa asli yang dipakai
Paulus ialah: "kotoran". Penyebab perubahan itu ialah: pengenalan
akan Kristus (ayat 8). Namun demikian, Paulus tetap sadar bahwa
pengalaman itu adalah pengalaman anugerah, bukan pengalaman untuk
mengendalikan Tuhan. Ia tetap sadar akan ketidaksempurnaannya:
"Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna
... aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya ..."
(ayat 12). Pengalamannya dengan Tuhan tidak membuatnya sombong pun
takabur. Bukan karena ia telah me nangkap Kristus, melainkan justru
ia te-lah ditangkap Kristus. Paulus juga tak ingin dipenjara oleh
pengalaman rohani hebat masa lalu. Baginya hidup rohani berarti
berjalan maju menapaki masa kini menuju masa depan.
Bagaimana dengan kita? Apakah kita hanya larut dalam kebanggaan
kita-pada masa lalu? Ataukah kita sadar penuh bahwa kita mesti
selalu berjuang, dalam anugerah Allah, untuk makin lama makin
mengenal-Nya? Kiranya teladan rasul Paulus meletakkan kehausan dan
kerinduan dalam hati kita untuk hidup makin mengasihi Tuhan. --DKL
Apakah yang lebih bernilai dalam hidup ini
selain kesempatan untuk makin mengenal-Nya hari lepas hari?
e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-02-04
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/02/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/02/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Filipi+3:1-16
Filipi 3:1-16
1 Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah dalam Tuhan. (3-1b)
Menuliskan hal ini lagi kepadamu tidaklah berat bagiku dan
memberi kepastian kepadamu.
2 Hati-hatilah terhadap anjing-anjing, hati-hatilah terhadap
pekerja-pekerja yang jahat, hati-hatilah terhadap
penyunat-penyunat yang palsu,
3 karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh
Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh
percaya pada hal-hal lahiriah.
4 Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal
lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya
pada hal-hal lahiriah, aku lebih lagi:
5 disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku
Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum
Taurat aku orang Farisi,
6 tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam
mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat.
7 Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang
kuanggap rugi karena Kristus.
8 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan
Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh
karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan
menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,
9 dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena
mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena
kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah
anugerahkan berdasarkan kepercayaan.
10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya
dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi
serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,
11 supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.
12 Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah
sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga
menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.
13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah
menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang
telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di
hadapanku,
14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu
panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.
15 Karena itu marilah kita, yang sempurna, berpikir demikian. Dan
jikalau lain pikiranmu tentang salah satu hal, hal itu akan
dinyatakan Allah juga kepadamu.
16 Tetapi baiklah tingkat pengertian yang telah kita capai kita
lanjutkan menurut jalan yang telah kita tempuh.
Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Keluaran+16-18
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Keluaran+16-18
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria
(e-RH) Februari 03 -- FACE THE BOOK
Powered by Gee! from StarHub
-----Original Message-----
From: e-RH <owner-i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Date: Thu, 02 Feb 2012 11:10:00
To: e-RH<i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Reply-To: e-RH <owner-i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Subject: (e-RH) Februari 03 -- FACE THE BOOK
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 3 Februari 2012
Bacaan : Mazmur 119:1-24
Setahun: Keluaran 13-15
Nats: Hancur jiwaku karena rindu kepada hukum-hukum-Mu setiap waktu
(Mazmur 119:20)
Judul:
FACE THE BOOK
Jonathan Edwards mencatat bagaimana ia face the Book, memandang
Alkitab: "Di dalam diri saya tumbuh kesukaan yang sangat besar akan
Alkitab, lebih dari buku apa pun. Seringkali ketika membacanya,
setiap kata terasa menyentuh hati saya. Saya merasakan harmoni
antara sesuatu di hati saya dengan kata-kata yang indah dan kuat
dari Alkitab. Saya sering seperti melihat begitu banyak terang yang
dipancarkan oleh setiap kalimat, seperti menikmati makanan lezat
yang disajikan, sehingga saya terhenti melanjutkan pembacaan saya.
Sering saya sampai lama merenung kan satu kalimat Alkitab, untuk
melihat keajaiban di dalamnya; namun hampir semua kalimat tampaknya
penuh dengan keajaiban."
Mazmur 119 juga dipenuhi gairah kecintaan yang besar dari penulisnya
dalam face the Book. Perhatikan pilihan kata-katanya: "Atas petunjuk
peringatan-peringatan-Mu aku bergembira, seperti atas segala harta
... firman-Mu tidak akan kulupakan ... Hancur jiwaku karena rindu
kepada hukum-hukum-Mu setiap waktu ... aku merenungkannya sepanjang
hari ... semuanya itu kegirangan hatiku ... perintah-perintah-Mu
lebih daripada emas, bahkan daripada emas tua ... Aku berpegang pada
peringatan-peringatan-Mu, dan aku amat mencintainya. (ayat 14, 16,
20, 97, 111, 127, 167).
Becermin pada pemazmur dan Edwards, kita mendapati kerohanian kita
yang pucat, disiplin rohani yang tertatih, dan kerinduan yang
kerontang. Mari meminta Tuhan memenuhi kita dengan cinta pada
penyataan-penyataan Diri-Nya, kerinduan dan sukacita untuk face the
Book setiap hari. --JOO
HATI YANG MENCINTAI TUHAN MELUAP
MERINDUKAN PENYATAAN-PENYATAAN-NYA
e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-02-03
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/02/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/02/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+119:1-24
Mazmur 119:1-24
1 Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang
hidup menurut Taurat TUHAN.
2 Berbahagialah orang-orang yang memegang
peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati,
3 yang juga tidak melakukan kejahatan, tetapi yang hidup menurut
jalan-jalan yang ditunjukkan-Nya.
4 Engkau sendiri telah menyampaikan titah-titah-Mu, supaya
dipegang dengan sungguh-sungguh.
5 Sekiranya hidupku tentu untuk berpegang pada ketetapan-Mu!
6 Maka aku tidak akan mendapat malu, apabila aku mengamat-amati
segala perintah-Mu.
7 Aku akan bersyukur kepada-Mu dengan hati jujur, apabila aku
belajar hukum-hukum-Mu yang adil.
8 Aku akan berpegang pada ketetapan-ketetapan-Mu, janganlah
tinggalkan aku sama sekali.
9 Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih?
Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.
10 Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku
menyimpang dari perintah-perintah-Mu.
11 Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa
terhadap Engkau.
12 Terpujilah Engkau, ya TUHAN; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu
kepadaku.
13 Dengan bibirku aku menceritakan segala hukum yang Kauucapkan.
14 Atas petunjuk peringatan-peringatan-Mu aku bergembira, seperti
atas segala harta.
15 Aku hendak merenungkan titah-titah-Mu dan mengamat-amati
jalan-jalan-Mu.
16 Aku akan bergemar dalam ketetapan-ketetapan-Mu; firman-Mu tidak
akan kulupakan.
17 Lakukanlah kebajikan kepada hamba-Mu ini, supaya aku hidup, dan
aku hendak berpegang pada firman-Mu.
18 Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keajaiban
dari Taurat-Mu.
19 Aku ini orang asing di dunia, janganlah sembunyikan
perintah-perintah-Mu terhadap aku.
20 Hancur jiwaku karena rindu kepada hukum-hukum-Mu setiap waktu.
21 Engkau menghardik orang-orang yang kurang ajar, terkutuklah
orang yang menyimpang dari perintah-perintah-Mu.
22 Gulingkanlah dari atasku cela dan penghinaan, sebab aku memegang
peringatan-peringatan-Mu.
23 Sekalipun pemuka-pemuka duduk bersepakat melawan aku, hamba-Mu
ini merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu.
24 Ya, peringatan-peringatan-Mu menjadi kegemaranku, menjadi
penasihat-penasihatku.
Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Keluaran+13-15
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Keluaran+13-15
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria
Wednesday, February 1, 2012
[SITYB] Manfaat Baca Alkitab.
From: sis mira uineke *copas dari temen. (Semoga Bermanfaat ) Alkitab Menyehatkan Berdasarkan riset dari Prof Dr Jeffrey Leven dan Dr David Larsen (Washington Times, 30 Juli 1996), dilaporkan bahwa apabila orang membaca Alkitab secara teratur, ini bukan saja baik bagi jiwanya, tetapi juga baik bagi tubuhnya. Mereka melakukan penelitian terhadap lebih dari 500 orang, selama berbulan-bulan. # mempunyai tekanan darah lebih rendah Dan berdasarkan laporan dari Religion in American Life, para peneliti menemukan bahwa mereka yang sering membaca Alkitab, mempunyai kemungkinan 50% jauh lebih banyak untuk menolak obat-obatan yang terlarang, daripada mereka yang tidak pernah membaca Alkitab. Di samping itu di tempat pekerjaan mereka, mereka memiliki tingkat produktivitas yang lebih tinggi di atas rata-rata. Just do it n feel the difference Regards : Mira.S |
(e-RH) Februari 01 -- BAPA
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Judul: BAPA Bilquis Sheikh menuliskan kisah hidupnya dalam buku I Dared to Rasul Paulus, dalam suratnya kepada jemaat di Roma juga membukakan Seberapa sering kesadaran bahwa kita punya Bapa di surga mewarnai MEMANGGIL TUHAN DENGAN SEBUTAN BAPA e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-02-01 Roma 8:12-17 12 Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan Bacaan Alkitab Setahun: e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA |