Friday, May 9, 2014
Renungan Harian 9 Mei 2014
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 9 Mei 2014
Bacaan : Yosua 2:8-24
Setahun: 2 Raja-Raja 21-23
Nats: Ketika kami mendengar itu, tawarlah hati kami dan jatuhlah
semangat setiap orang menghadapi kamu, sebab TUHAN, Allahmu,
ialah Allah di langit di atas dan di bumi di bawah. (Yosua 2:11)
Judul:
ANUGERAH-NYA YANG AJAIB
Di mata manusia mana mungkin pelacur memperoleh keselamatan.
Diukur dari standar agama mana pun pelacur sangat tidak layak untuk
menerima keselamatan. Namun, jika Tuhan berkenan menyelamatkannya,
memangnya kenapa? Keselamatan bukanlah upah dari kebaikan manusia,
melainkan pemberian Allah karena kasih dan anugerah-Nya semata.
Anugerah yang direspon dengan iman. Oleh iman, manusia menyambut
keselamatan itu. Anugerah-Nya memang ajaib.
Hal itu dialami oleh Rahab, seorang pelacur bangsa Kanaan. Ia
mengakui bahwa Tuhan Allah Israel adalah "Allah di langit di atas
dan di bumi di bawah" (ay. 11). Ini sebuah pernyataan teologis yang
mendalam. Bagaimana Rahab memiliki pemahaman iman seperti itu? Ia
tidak mendapatkan pendidikan teologia. Ia memperolehnya melalui
penyataan Allah, melalui alam karya ciptaan-Nya dan melalui sejarah
bangsa Israel yang sampai ke telinga bangsa Kanaan. Iman Rahab juga
terlihat dengan jelas dari permintaannya kepada dua mata-mata Israel
agar mereka menyelamatkan dirinya dan keluarganya ketika Tuhan
menyerahkan Yerikho ke dalam tangan Israel kelak. Ini adalah
pernyataan iman yang dinamis, yang percaya bahwa Tuhan akan
bertindak sesuai dengan kedaulatan dan kuasa-Nya.
Anugerah Tuhan tidak pandang bulu. Oleh karena itu, kita tidak boleh
menghakimi orang yang mau menerima anugerah Tuhan. Kita malah harus
bersyukur dan mendorong orang tersebut merespon anugerah itu dengan
sikap yang sepadan, yaitu dengan beriman dan menerima Tuhan Yesus
sebagai Juruselamat pribadinya. --Eddy Nugroho /Renungan Harian
KALAU KITA TIDAK BISA MERAIHNYA DENGAN KEKUATAN SENDIRI,
BERARTI HARUS ADA YANG MEMBERIKANNYA. ITULAH ANUGERAH.
e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2014/05/09/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Yosua+2:8-24
Yosua 2:8-24
8 Tetapi sebelum kedua orang itu tidur, naiklah perempuan itu
mendapatkan mereka di atas sotoh
9 dan berkata kepada orang-orang itu: "Aku tahu, bahwa TUHAN telah
memberikan negeri ini kepada kamu dan bahwa kengerian terhadap
kamu telah menghinggapi kami dan segala penduduk negeri ini
gemetar menghadapi kamu.
10 Sebab kami mendengar, bahwa TUHAN telah mengeringkan air Laut
Teberau di depan kamu, ketika kamu berjalan keluar dari Mesir,
dan apa yang kamu lakukan kepada kedua raja orang Amori yang di
seberang sungai Yordan itu, yakni kepada Sihon dan Og, yang
telah kamu tumpas.
11 Ketika kami mendengar itu, tawarlah hati kami dan jatuhlah
semangat setiap orang menghadapi kamu, sebab TUHAN, Allahmu,
ialah Allah di langit di atas dan di bumi di bawah.
12 Maka sekarang, bersumpahlah kiranya demi TUHAN, bahwa karena aku
telah berlaku ramah terhadapmu, kamu juga akan berlaku ramah
terhadap kaum keluargaku; dan berikanlah kepadaku suatu tanda
yang dapat dipercaya,
13 bahwa kamu akan membiarkan hidup ayah dan ibuku,
saudara-saudaraku yang laki-laki dan yang perempuan dan semua
orang-orang mereka dan bahwa kamu akan menyelamatkan nyawa kami
dari maut."
14 Lalu jawab kedua orang itu kepadanya: "Nyawa kamilah jaminan
bagi kamu, asal jangan kaukabarkan perkara kami ini; apabila
TUHAN nanti memberikan negeri ini kepada kami, maka kami akan
menunjukkan terima kasih dan setia kami kepadamu."
15 Kemudian perempuan itu menurunkan mereka dengan tali melalui
jendela, sebab rumahnya itu letaknya pada tembok kota, jadi pada
tembok itulah ia diam.
16 Berkatalah ia kepada mereka: "Pergilah ke pegunungan, supaya
pengejar-pengejar itu jangan menemui kamu, dan bersembunyilah di
sana tiga hari lamanya, sampai pengejar-pengejar itu pulang;
kemudian bolehlah kamu melanjutkan perjalananmu."
17 Kedua orang itu berkata kepadanya: "Kami akan bebas dari sumpah
kami ini kepadamu, yang telah kausuruh kami ikrarkan--
18 sesungguhnya, apabila kami memasuki negeri ini, haruslah tali
dari benang kirmizi ini kauikatkan pada jendela tempat engkau
menurunkan kami, dan ayahmu serta ibumu, saudara-saudaramu serta
seluruh kaum keluargamu kaukumpulkan di rumahmu.
19 Setiap orang yang keluar nanti dari pintu rumahmu, harus sendiri
menanggung akibatnya, kalau darahnya tertumpah, dan kami tidak
bersalah; tetapi siapapun juga yang ada di dalam rumahmu, jika
ada orang yang menciderainya, kamilah yang menanggung akibat
pertumpahan darahnya.
20 Tetapi jika engkau mengabarkan perkara kami ini, maka bebaslah
kami dari sumpah kepadamu itu, yang telah kausuruh kami
ikrarkan."
21 Perempuan itupun berkata: "Seperti yang telah kamu katakan,
demikianlah akan terjadi." Sesudah itu dilepasnyalah orang-orang
itu pergi, maka berangkatlah mereka. Kemudian perempuan itu
mengikatkan tali kirmizi itu pada jendela.
22 Merekapun pergilah dan tiba di pegunungan. Mereka tinggal di
sana tiga hari lamanya, sampai pengejar-pengejar itu pulang.
Pengejar-pengejar itu telah mencari di mana-mana sepanjang jalan
tanpa menemukan mereka.
23 Maka pulanglah kedua orang itu, mereka turun dari pegunungan,
lalu menyeberang dan sampai kepada Yosua bin Nun, kemudian
mereka ceritakan segala pengalaman mereka.
24 Kata mereka kepada Yosua: "TUHAN telah menyerahkan seluruh
negeri ini ke dalam tangan kita, bahkan seluruh penduduk negeri
itu gemetar menghadapi kita."
Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?2+Raja-Raja+21-23
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-Raja+21-23
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria
Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA
Monday, May 5, 2014
Please visit my new online shop blog beyeshop.blogspot.com
Thanks in advanced.
GBU all.
Jualannya BeYe
Tuesday, May 7, 2013
Fwd: (e-RH) Mei 07 -- BUKAN SEKADAR KATA
Sent from my blessing device @bambang_yongky
Begin forwarded message:
From: e-RH <owner-i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Date: May 6, 2013, 22:10:00 GMT+07:00
To: e-RH <i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Subject: (e-RH) Mei 07 -- BUKAN SEKADAR KATA
Reply-To: e-RH <owner-i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 7 Mei 2013
Bacaan : Kolose 3:5-17
Setahun: 2 Raja-Raja 16-17
Nats: Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau
perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus,
sambil mengucap syukur melalui Dia kepada Allah, Bapa kita.
(Kolose 3:17)
Judul:
BUKAN SEKADAR KATA
Joyce Meyer, penulis dan pengkhotbah televisi, suatu saat bersama
suaminya, Smith, mengunjungi restoran favorit mereka. Setelah
memesan menu, seorang pelayan membawa baki berisi pesanan mereka.
Tanpa disengaja baki itu tumpah dan isinya menimpa Smith yang saat
itu mengenakan jas kesukaannya.
Smith yang sial itu tersenyum sambil berkata, "Tidak apa-apa,
semuanya baik-baik saja." Joyce turut membantu dan membereskan
makanan dan minuman yang berceceran di lantai dan di tubuh Smith
sambil tetap bersikap ramah. Bukan hanya itu, mereka berdua menemui
pemilik restoran, meminta agar ia tidak memecat pelayan yang baru
saja bertindak ceroboh itu.
Melihat tanggapan Joyce dan suaminya, pelayan itu membungkuk untuk
meminta maaf dan berkata, "Saya sungguh-sungguh minta maaf. Saya
baru bekerja di sini. Saya gugup dan merasa seperti bermimpi ketika
bertemu langsung dengan Ibu. Saya selalu mengikuti khotbah Ibu di
televisi setiap hari."
Ya, kira-kira apa yang akan terjadi seandainya Joyce dan suaminya
bersikap sebaliknya? Tak ayal semua khotbahnya yang didengar pelayan
itu melalui televisi akan menjadi sia-sia. Dan, pelayan itu akan
mengingat Joyce sebagai seorang pengkhotbah yang munafik.
Kadang-kadang Allah menguji integritas dan bobot perkataan kita
melalui peristiwa yang tidak disangka-sangka. Tanggapan kita
terhadap peristiwa itu menunjukkan kualitas karakter kita yang
sesungguhnya. Karena itu, hendaklah kita melakukan segala sesuatu
dengan mata yang tertuju kepada Allah. Kiranya kita tidak terpeleset
ke dalam sikap yang memalukan. --PRB
SIKAP DAN PERILAKU KITA ADALAH ILUSTRASI KHOTBAH YANG PALING EFEKTIF.
e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/05/07/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/05/07/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Kolose+3:5-17
Kolose 3:5-17
5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi,
yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga
keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,
6 semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang
durhaka).
7 Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di
dalamnya.
8 Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram,
kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.
9 Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah
menanggalkan manusia lama serta kelakuannya,
10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus
diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut
gambar Khaliknya;
11 dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang
bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit,
budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di
dalam segala sesuatu.
12 Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan
dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan,
kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.
13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang
akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang
lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat
jugalah demikian.
14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat
yang mempersatukan dan menyempurnakan.
15 Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu,
karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan
bersyukurlah.
16 Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di
antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan
menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur,
dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada
Allah di dalam hatimu.
17 Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau
perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus,
sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.
Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?2+Raja-Raja+16-17
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-Raja+16-17
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria
Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA
-----------------------------------------------------------------------------
CrossConnect provides VPN service for remote workers. Contact sales@xc.org.
(e-RH) Mei 06 -- HATI YANG MIRING
Sent from my blessing device @bambang_yongky
Begin forwarded message:
From: e-RH <owner-i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Date: May 5, 2013, 22:10:00 GMT+07:00
To: e-RH <i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Subject: (e-RH) Mei 06 -- HATI YANG MIRING
Reply-To: e-RH <owner-i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 6 Mei 2013
Bacaan : 1 Raja-raja 11:1-14
Setahun: 2 Raja-Raja 14-15
Nats: Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu
mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak
dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti
Daud, ayahnya. (1 Raja-raja 11:4)
Judul:
HATI YANG MIRING
Jatuh cinta, berjuta rasanya... Syair lagu ini populer pada era
1970-an. Lagu itu menggambarkan betapa cinta bisa menjungkirbalikkan
perasaan orang yang mengalaminya. Jatuh cinta memang merupakan
perasaan yang sangat kuat. Kebiasaan, tabiat, dan minat seseorang
dapat berubah olehnya. Kita tidak bisa mencegah diri kita jatuh
cinta. Namun, benarkah dorongan cinta tidak dapat dikendalikan?
Apakah jatuh cinta harus diikuti dengan pernikahan?
Raja Salomo juga jatuh cinta. Bukan hanya terhadap seorang
perempuan, melainkan banyak, dan mereka adalah perempuan asing (ay.
1). Padahal, Tuhan sudah melarang orang Israel menikahi perempuan
yang bukan bangsanya sendiri (ay. 2). Tujuannya adalah agar mereka
tetap setia kepada Tuhan yang esa (ay. 2). Sedemikian banyak istri
dan gundiknya itu (ay. 3) sampai-sampai akhirnya Salomo terseret
hatinya menyembah ilah lain. Dengan mendirikan bukit pengurbanan
untuk para dewa yang menjijikkan, ia menyakiti hati Tuhan yang telah
begitu baik kepadanya. Ia memilih untuk menyenangkan hati para
istrinya daripada menyenangkan hati Tuhan.
Apakah saat ini kekasih Anda berpotensi mengalihkan kecintaan Anda
pada Tuhan? Adakah seseorang mencuri hati Anda sedemikian rupa
sehingga Anda mulai berpikir untuk meninggalkan iman Anda? Ingatkan
kembali diri Anda akan kebaikan-Nya. Jangan khianati Dia yang telah
menyerahkan hidup-Nya kepada Anda. Tuhan mengasihi Anda dengan kasih
yang sempurna. Sepatutnyalah kita berpaut dengan sepenuh hati
kepada-Nya. --HEM
BIARLAH KITA JATUH CINTA DENGAN SEPENUH HATI KEPADA TUHAN
SEHINGGA KEHIDUPAN KITA PUN MEMULIAKAN NAMA-NYA.
e-RH Situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2013/05/06/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2013/05/06/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?1+Raja-raja+11:1-14
1 Raja-raja 11:1-14
1 Adapun raja Salomo mencintai banyak perempuan asing. Di samping
anak Firaun ia mencintai perempuan-perempuan Moab, Amon, Edom,
Sidon dan Het,
2 padahal tentang bangsa-bangsa itu TUHAN telah berfirman kepada
orang Israel: "Janganlah kamu bergaul dengan mereka dan
merekapun janganlah bergaul dengan kamu, sebab sesungguhnya
mereka akan mencondongkan hatimu kepada allah-allah mereka."
Hati Salomo telah terpaut kepada mereka dengan cinta.
3 Ia mempunyai tujuh ratus isteri dari kaum bangsawan dan tiga
ratus gundik; isteri-isterinya itu menarik hatinya dari pada
TUHAN.
4 Sebab pada waktu Salomo sudah tua, isteri-isterinya itu
mencondongkan hatinya kepada allah-allah lain, sehingga ia tidak
dengan sepenuh hati berpaut kepada TUHAN, Allahnya, seperti
Daud, ayahnya.
5 Demikianlah Salomo mengikuti Asytoret, dewi orang Sidon, dan
mengikuti Milkom, dewa kejijikan sembahan orang Amon,
6 dan Salomo melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia tidak
dengan sepenuh hati mengikuti TUHAN, seperti Daud, ayahnya.
7 Pada waktu itu Salomo mendirikan bukit pengorbanan bagi Kamos,
dewa kejijikan sembahan orang Moab, di gunung di sebelah timur
Yerusalem dan bagi Molokh, dewa kejijikan sembahan bani Amon.
8 Demikian juga dilakukannya bagi semua isterinya, orang-orang
asing itu, yang mempersembahkan korban ukupan dan korban
sembelihan kepada allah-allah mereka.
9 Sebab itu TUHAN menunjukkan murka-Nya kepada Salomo, sebab
hatinya telah menyimpang dari pada TUHAN, Allah Israel, yang
telah dua kali menampakkan diri kepadanya,
10 dan yang telah memerintahkan kepadanya dalam hal ini supaya
jangan mengikuti allah-allah lain, akan tetapi ia tidak
berpegang pada yang diperintahkan TUHAN.
11 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada Salomo: "Oleh karena begitu
kelakuanmu, yakni engkau tidak berpegang pada perjanjian dan
segala ketetapan-Ku yang telah Kuperintahkan kepadamu, maka
sesungguhnya Aku akan mengoyakkan kerajaan itu dari padamu dan
akan memberikannya kepada hambamu.
12 Hanya, pada waktu hidupmu ini Aku belum mau melakukannya oleh
karena Daud, ayahmu; dari tangan anakmulah Aku akan
mengoyakkannya.
13 Namun demikian, kerajaan itu tidak seluruhnya akan Kukoyakkan
dari padanya, satu suku akan Kuberikan kepada anakmu oleh karena
hamba-Ku Daud dan oleh karena Yerusalem yang telah Kupilih."
14 Kemudian TUHAN membangkitkan seorang lawan Salomo, yakni Hadad,
orang Edom; ia dari keturunan raja Edom.
Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?2+Raja-Raja+14-15
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-Raja+14-15
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria
Diberkati? Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Donasi: Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA
-----------------------------------------------------------------------------
CrossConnect provides VPN service for remote workers. Contact sales@xc.org.
Friday, July 20, 2012
Renungan Harian Jumat, 20 Juli 2012
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 20 Juli 2012
Bacaan : 1 Tesalonika 3:1-13
Setahun: Hosea 8-14
Nats: Itulah sebabnya, ketika tidak dapat tahan lagi, aku mengirim
dia, supaya aku tahu tentang imanmu, karena aku khawatir
kalau-kalau kamu telah dicobai oleh si penggoda dan kalau-kalau
usaha kami menjadi sia-sia. (1 Tesalonika 3:5)
Judul:
GALAU
Galau. Ini istilah yang ingin menunjukkan sebuah perasaan yang
tidak keruan, tidak tenang, atau risau, apapun penyebabnya. Ketika
seseorang menjumpai sebuah kondisi yang membuat ia merasa tak keruan
dan tak tenang, sepertinya ia berhak merasa galau. Namun, mungkin
saja setelah ditelusuri, sebenarnya rasa galau bisa berasal dari hal
yang sangat sepele dan kurang tepat dijadikan penyebab kegalauan.
Paulus pernah galau dan itu sangat memengaruhi perasannya. Namun,
kegalauan itu tak membuatnya duduk merenung dalam nestapa. Ia
menindaklanjuti rasa galaunya dengan mengirim Timotius mengunjungi
jemaat Tesalonika. Ia berharap Timotius bisa menasihati dan
menghibur mereka (ayat 2). Rasa galaunya pun berubah menjadi
sukacita setelah ia mendengar kabar dari mereka (ayat 6-7). Rasa
galau itu sesungguhnya bersumber pada cintanya kepada orang-orang
yang ia layani. Perasaannya tak keruan karena ia tidak dapat
mengikuti perkembangan pelayanannya. Ia juga risau kalau-kalau
orang-orang yang ia layani mengalami kesulitan bertumbuh. Saya
menyebut ini sebagai rasa galau yang ilahi.
Betapa berharganya rasa galau yang tidak bersumber pada diri kita
sendiri. Galau yang ilahi terjadi ketika kita mencoba satu perasaan
dengan Tuhan. Selama ini, seberapa dalam kita peduli dengan
pelayanan kita? Pernahkah kita merasa hati tidak keruan ketika
melihat orang yang kita layani tidak bertumbuh sebagaimana mestinya?
Juga, karena pelayanan yang kita jalani tidak berjalan sebagaimana
kita harapkan? Lalu, bagaimana selama ini kita menindaklanjuti
kecemasan seperti itu? --PBS
KITA BOLEH MERASA RESAH APABILA KITA YAKIN BAHWA ITU PUN
YANG SEDANG DIRASAKAN ALLAH.
e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-07-20
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/07/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/07/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?1+Tesalonika+3:1-13
1 Tesalonika 3:1-13
1 Kami tidak dapat tahan lagi, karena itu kami mengambil keputusan
untuk tinggal seorang diri di Atena.
2 Lalu kami mengirim Timotius, saudara yang bekerja dengan kami
untuk Allah dalam pemberitaan Injil Kristus, untuk menguatkan
hatimu dan menasihatkan kamu tentang imanmu,
3 supaya jangan ada orang yang goyang imannya karena
kesusahan-kesusahan ini. Kamu sendiri tahu, bahwa kita
ditentukan untuk itu.
4 Sebab, juga waktu kami bersama-sama dengan kamu, telah kami
katakan kepada kamu, bahwa kita akan mengalami kesusahan. Dan
hal itu, seperti kamu tahu, telah terjadi.
5 Itulah sebabnya, maka aku, karena tidak dapat tahan lagi, telah
mengirim dia, supaya aku tahu tentang imanmu, karena aku kuatir
kalau-kalau kamu telah dicobai oleh si penggoda dan kalau-kalau
usaha kami menjadi sia-sia.
6 Tetapi sekarang, setelah Timotius datang kembali dari kamu dan
membawa kabar yang menggembirakan tentang imanmu dan kasihmu,
dan bahwa kamu selalu menaruh kenang-kenangan yang baik akan
kami dan ingin untuk berjumpa dengan kami, seperti kami juga
ingin untuk berjumpa dengan kamu,
7 maka kami juga, saudara-saudara, dalam segala kesesakan dan
kesukaran kami menjadi terhibur oleh kamu dan oleh imanmu.
8 Sekarang kami hidup kembali, asal saja kamu teguh berdiri di
dalam Tuhan.
9 Sebab ucapan syukur apakah yang dapat kami persembahkan kepada
Allah atas segala sukacita, yang kami peroleh karena kamu, di
hadapan Allah kita?
10 Siang malam kami berdoa sungguh-sungguh, supaya kita bertemu
muka dengan muka dan menambahkan apa yang masih kurang pada
imanmu.
11 Kiranya Dia, Allah dan Bapa kita, dan Yesus, Tuhan kita,
membukakan kami jalan kepadamu.
12 Dan kiranya Tuhan menjadikan kamu bertambah-tambah dan
berkelimpahan dalam kasih seorang terhadap yang lain dan
terhadap semua orang, sama seperti kami juga mengasihi kamu.
13 Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di
hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan
kita, dengan semua orang kudus-Nya.
Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Hosea+8-14
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Hosea+8-14
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria
Jesus Christ love us.
Sent from my blessful BlackBerry®
Wednesday, June 20, 2012
Sekedar Pengingat
(please visit and enjoying my blog at:
http://ricky2phos.wordpress.com
thank you :)
Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS
Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR
Jika setiap do'a kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR
Seorang yang dekat dengan TUHAN, bukan berarti tidak ada air mata
Seorang yang TAAT pada TUHAN, bukan berarti tidak ada KEKURANGAN
Seorang yang TEKUN berdo'a, bukan berarti tidak ada masa masa SULIT
Biarlah TUHAN yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena TUHAN TAU yang tepat untuk memberikan yang TERBAIK
Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN
Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN
Ketika hatimu terluka sangat dalam.., maka saat itu kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN
Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN
Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN
Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung,
maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEMURAH - HATIAN
Tetap semangat..
Tetap sabar..
Tetap tersenyum...
Karena kamu sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN
TUHAN menaruhmu di "tempatmu" yang sekarang, bukan karena "KEBETULAN"..
Orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan
kenyamanan.
MEREKA di bentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIR MATA.
please visit and enjoying my blog at:
http://ricky2phos.wordpress.com
thank you :)
_
Jesus Christ love us.
Sent from my blessful BlackBerry®
Monday, June 4, 2012
Rajawali dan Badai
Tahukah anda, bahwa rajawali tahu kapan badai muncul jauh sebelum peristiwa terjadi...
Rajawali akan terbang sampai ketinggian tertentu dan menunggu angin itu datang...
ketika pada saat badai itu muncul, dia akan mengembangkan sayapnya sehingga angin akan mengangkatnya keatas badai...
Ketika badai mengamuk dibawahnya, rajawali membumbung tinggi diatasnya...
Rajawali tidak melarikan diri dari badai...
dia memanfaatkan badai untuk mengangkat nya lebih tinggi... dia mengendarai angin yang menimbulkan badai....
Rekan2ku....
Ketika badai kehidupan menerpa kita...
dan kita semua pasti akan mengalaminya...
kita bisa naik diatasnya dengan cara menyetel alam pikiran dan keyakinan kita kepada Tuhan...
Badai tidak perlu menaklukkan kita...
Kita bisa membiarkan kuasa Tuhan mengangkat kita keatasnya...
Tuhan memberi kita kemampuan mengendarai angin yang mengiringi badai yang menyebabkan sakit, tragedi, kegagalan dan kekecewaan dalam kehidupan kita...
kita bisa membubung tinggi diatas badai...
Dan Ingatlah selalu...
Bukan beban yang menyebabkan kita jatuh...
Tetapi cara kita mengatasi beban itulah yang menyebabkannya.. Setetes air matamu....... DIA perhitungkan
Sepatah katamu....... DIA dengarkan
Sesak hatimu yang hancur....... DIA-pun merasakan
Sekecil apapun pergumulanmu....... DIA peduli
DIA menjagamu seperti bola mataNYA
Apapun yang kamu rasa, yakinlah ALLAH selalu setia & peduli.......
Maka itu, janganlah menyerah & putus asa.......
Serahkanlah semuanya....... masalah , beban & kebutuhanmu kedalam tangan Sang Pencipta alam semesta ini.
prom Bandung with lope
@Bambang_Yongky