Friday, February 10, 2012

(e-RH) Februari 10 -- TUHAN MEMBIARKAN KEJAHATAN?

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                          e-Renungan Harian
    Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 10 Februari 2012
Bacaan : Matius 13:24-30,36-43
Setahun: Keluaran 33-35
Nats: Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan
      mengumpulkan dari dalam kerajaan-Nya segala sesuatu yang
      menyebabkan orang berbuat dosa dan semua orang yang melakukan
      kejahatan (Matius 13:41)

Judul:

                    TUHAN MEMBIARKAN KEJAHATAN?

  Ketika mengikuti berita dan mengamati berbagai peristiwa tiap
  hari, kita mendapati kehadiran dan daya rusak kejahatan begitu
  merajalela. Kita bertanya, "Bagaimana mungkin Tuhan yang baik dan
  berkuasa mem biarkan kejahatan?" Jika Tuhan Maha baik, Dia ingin
  mengalahkan kejahat an. Jika Tuhan Mahakuasa, Dia dapat me nga
  lahkan ke-jahatan. Tapi, kejahatan ma sih ada di mana-mana. Rabbi
  Harold Kushner menyimpulkan dalam buku la risnya When Bad Things
  Happen to Good People: Tuhan ingin agar manusia bahagia, tapi kadang
  Dia tak cukup berkuasa mendatangkan hal-hal baik yang Dia inginkan.



  Pandangan tentang Tuhan yang terbatas gagal memahami bahwa Tuhan
  belum selesai bertindak terhadap kejahatan. Tuhan Yesus menjelaskan
  kebenaran ini melalui sebuah perumpamaan sederhana tentang lalang di
  antara gandum (ayat 24-30). Perumpamaan ini dipakai Tuhan Yesus
  untuk menerangkan bagaimana kejahatan akan tetap ada sebelum akhir
  zaman, namun akan tiba saatnya di mana segala kejahatan serta para
  pelakunya mendapat hukuman yang setimpal (ayat 40-42). Kebenaran
  Tuhan akan ditegakkan atas seluruh ciptaan.



  Tuhan Mahabaik dan Mahakuasa. Fakta bahwa Tuhan belum melenyapkan
  kejahatan saat ini tidak berarti Dia tidak akan melenyapkannya pada
  masa yang akan datang. Dia dapat dan akan melakukannya, dalam waktu
  dan hikmat-Nya (lihat juga 2 Petrus 3:7-12). Apa yang kita pikirkan
  tentang Tuhan ketika melihat atau mengalami hal-hal yang buruk dalam
  hidup? Mari memperbarui pengharapan, penghormatan, dan penundukan
  diri kita kepada-Nya, Tuhan yang sungguh Mahabaik dan Mahakuasa.
  --JOO

      KEJAHATAN TAK MENGUBAH FAKTA TUHAN ITU MAHABAIK-MAHAKUASA
            DIA AKAN MEMBERESKAN KEJAHATAN PADA WAKTU-NYA

e-RH Situs:  http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-02-10
e-RH arsip web:        http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/02/10/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
        http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/02/10/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab:          http://alkitab.sabda.org/?Matius+13:24-30,36-43

  Matius 13:24-30,36-43

  24  Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka,
      kata-Nya: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama orang yang menaburkan
      benih yang baik di ladangnya.
  25  Tetapi pada waktu semua orang tidur, datanglah musuhnya
      menaburkan benih lalang di antara gandum itu, lalu
      pergi.
  26  Ketika gandum itu tumbuh dan mulai berbulir, nampak jugalah
      lalang itu.
  27  Maka datanglah hamba-hamba tuan ladang itu kepadanya dan
      berkata: Tuan, bukankah benih baik, yang tuan taburkan di ladang
      tuan? Dari manakah lalang itu?
  28  Jawab tuan itu: Seorang musuh yang melakukannya. Lalu berkatalah
      hamba-hamba itu kepadanya: Jadi maukah tuan supaya kami pergi
      mencabut lalang itu?
  29  Tetapi ia berkata: Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut
      tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu.
  30  Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada
      waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah
      dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar;
      kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku."
  36  Maka Yesuspun meninggalkan orang banyak itu, lalu pulang.
      Murid-murid-Nya datang dan berkata kepada-Nya: "Jelaskanlah
      kepada kami perumpamaan tentang lalang di ladang itu."
  37  Ia menjawab, kata-Nya: "Orang yang menaburkan benih baik ialah
      Anak Manusia;
  38  ladang ialah dunia. Benih yang baik itu anak-anak Kerajaan dan
      lalang anak-anak si jahat.
  39  Musuh yang menaburkan benih lalang ialah Iblis. Waktu menuai
      ialah akhir zaman dan para penuai itu malaikat.
  40  Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api,
      demikian juga pada akhir zaman.
  41  Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan
      mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang
      yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya.
  42  Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan
      terdapat ratapan dan kertakan gigi.
  43  Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti
      matahari dalam Kerajaan Bapa mereka. Siapa bertelinga, hendaklah
      ia mendengar!"

Bacaan Alkitab Setahun:
        http://alkitab.sabda.org/?Keluaran+33-35
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Keluaran+33-35


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
                Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
          Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria


(e-RH) Februari 09 -- SIAP MENJAWAB


 

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                          e-Renungan Harian
    Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 9 Februari 2012
Bacaan : 1 Petrus 3:13-17
Setahun: Keluaran 30-32
Nats: Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan
      siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungjawaban
      kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungjawaban dari kamu
      tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan
      lemah lembut dan hormat ... (1 Petrus 3:15)

Judul:

                            SIAP MENJAWAB

  Kata apologetika berasal dari bahasa Yunani apologia, yang berarti
  menjawab atau mempertahankan. Apologetika berarti memberikan
  penjelasan rasional atas iman kita. Sebelum dapat membagikan berita
  Injil, seringkali kita perlu menjawab keberatan dan menying kirkan
  hambatan yang membu at orang belum mau menerima Kristus.



  Istilah ini salah satunya dapat ditemukan dalam 1 Petrus 3:15, "siap
  sedialah pada sega la waktu untuk memberi per tang gung jawaban
  (apologia) kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungjawaban
  dari kamu tentang pengha rap an yang ada padamu." Petrus mendorong
  orang-orang percaya yang tersebar di berbagai lokasi (1:1) untuk
  siap sedia menjelaskan kepada orang-orang yang belum percaya jika me
  reka ingin tahu apa yang menggerakkan umat kristiani rajin berbuat
  baik (ayat 13) dan rela menderita dalam mengikut Kristus (ayat
  14-17). Hal yang indah di sini adalah Petrus mendorong jemaat bukan
  saja untuk hidup sesuai kebenaran, melainkan juga untuk siap
  menyampaikan kebenaran yang menjadi pengharapan mereka.



  Bayangkan ada anggota keluarga, rekan kerja, atau tetangga Anda yang
  tiba-tiba bertanya tentang apa yang menjadi iman dan pengharapan
  yang Anda miliki di dalam Kristus. Apakah kesempatan itu akan
  berlalu begitu saja atau akan menjadi momen kebenaran yang
  berpengaruh bagi masa depan kekalnya? Bagaimana jika skenario ini
  bukan sekadar imajinasi, tetapi kenyataan yang sungguh-sungguh akan
  Anda alami? Apa yang perlu dilakukan supaya Anda siap sedia pada
  segala waktu? --JOO

      ORANG TERTARIK KEPADA KRISTUS DENGAN MELIHAT PERILAKU KITA
      ORANG MENGENAL KRISTUS DENGAN MENDENGAR PENJELASAN KITA

e-RH Situs:  http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-02-09
e-RH arsip web:        http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/02/09/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
        http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/02/09/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab:              http://alkitab.sabda.org/?1+Petrus+3:13-17

  1 Petrus 3:13-17

  13  Dan siapakah yang akan berbuat jahat terhadap kamu, jika kamu
      rajin berbuat baik?
  14  Tetapi sekalipun kamu harus menderita juga karena kebenaran,
      kamu akan berbahagia. Sebab itu janganlah kamu takuti apa yang
      mereka takuti dan janganlah gentar.
  15  Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan
      siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan
      jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab
      dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah
      dengan lemah lembut dan hormat,
  16  dan dengan hati nurani yang murni, supaya mereka, yang memfitnah
      kamu karena hidupmu yang saleh dalam Kristus, menjadi malu
      karena fitnahan mereka itu.
  17  Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu
      dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat.

Bacaan Alkitab Setahun:
        http://alkitab.sabda.org/?Keluaran+30-32
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Keluaran+30-32


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
                Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
          Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria


Wednesday, February 8, 2012

(e-RH) Februari 08 -- ROH PENGENALAN AKAN TUHAN


e -RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                          e-Renungan Harian
    Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 8 Februari 2012
Bacaan : Efesus 1:15-23
Setahun: Keluaran 28-29
Nats: "...supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk
      mengenal Dia dengan benar" (Efesus 1:17)

Judul:

                      ROH PENGENALAN AKAN TUHAN

  Dalam sebuah konferensi Alkitab, Prof. Ludwig Kopfwissen dari
  Universitas Wissenheim menyampaikan ma kalah "Doktrin Paulus tentang
  Pembenaran oleh Iman". Ia menjelaskan dok trin ini dengan sangat
  baik. Di akhir kuliahnya, semua pendengar memberikan tepuk tangan
  yang meriah kare na mereka begitu kagum. Namun, sebelum kembali ke
  tempat duduknya, ia meng ucapkan komentar yang amat mengejutkan,
  "Tetapi, semuanya hanyalah omong kosong!" Sang pakar Alkitab
  ternyata bukanlah seorang yang beriman. Bagaimana bisa seseorang
  yang meneliti dan menguasai firman Tuhan, tetapi tidak percaya pada
  Tuhan?

  Hal ini sangatlah mungkin karena firman Tuhan tak pernah berdiri
  sendiri untuk menjamah dan mengubah hati orang. Kuasa firman Tuhan
  berasal dari pekerjaan Roh Kudus dalam hati seseorang. Demikianlah
  keyakinan Paulus. Sebab itu, ia ber doa supaya Roh Kudus senantiasa
  menolong orang percaya un tuk me ngenal Tuhan (ayat 17). Roh
  Kuduslah yang dapat mene rangi hati kita untuk memahami pengharapan,
  kemuliaan, kuasa, dan karya Bapa melalui Kristus untuk menebus dunia
  ini (ayat 18-21).

  Tanpa Roh Kudus, kita tidak akan mengalami kuasa transformasi dari
  firman-Nya dalam kehidupan ini. John Owen, teolog dari abad ke-17,
  memperingatkan kita, "Jika Roh Kudus tidak bekerja bersama
  firman-Nya maka Alkitab hanyalah kumpulan huruf mati." Adakah kita
  senantiasa bergantung pada Roh Kudus saat mem- baca dan mendengarkan
  firman-Nya? Berdoalah selalu agar Roh Kudus membuka hati kita setiap
  kali berhadapan dengan firman-Nya. --JIM

                      DALAM SEKOLAH KEHIDUPAN
        ROH KUDUS ADALAH GURU DAN ALKITAB ADALAH BUKU WAJIBNYA

e-RH Situs:  http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-02-08
e-RH arsip web:        http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/02/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
        http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/02/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab:                http://alkitab.sabda.org/?Efesus+1:15-23

  Efesus 1:15-23

  15  Karena itu, setelah aku mendengar tentang imanmu dalam Tuhan
      Yesus dan tentang kasihmu terhadap semua orang kudus,
  16  akupun tidak berhenti mengucap syukur karena kamu. Dan aku
      selalu mengingat kamu dalam doaku,
  17  dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa
      yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan
      wahyu untuk mengenal Dia dengan benar.
  18  Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti
      pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa
      kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang
      kudus,
  19  dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan
      kekuatan kuasa-Nya,
  20  yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia
      dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya
      di sorga,
  21  jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan
      kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut,
      bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan
      datang.
  22  Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus
      dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari
      segala yang ada.
  23  Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi
      semua dan segala sesuatu.

Bacaan Alkitab Setahun:
        http://alkitab.sabda.org/?Keluaran+28-29
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Keluaran+28-29

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
                Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
          Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Tuesday, February 7, 2012

(e-RH) Februari 07 -- "AKU BENCI MELIHATNYA!"

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                          e-Renungan Harian
    Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 7 Februari 2012
Bacaan : Yesaya 1:10-20
Setahun: Keluaran 25-27
Nats: " ...belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan,
      kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim,
      perjuangkanlah perkara janda-janda!" (Yesaya 1:17)

Judul:

                      "AKU BENCI MELIHATNYA!"

  Melihatlah bersama saya. Sudah tak terhitung gereja yang berdiri
  tegak hari-hari ini, dengan jemaat yang berkembang. Ibadah
  spektakuler makin sering kita temui. Di dalamnya, orang-orang
  kristiani bersorak-sorai memuja hadirat Tuhan.

  Melihatlah bersama Yesaya. Apa yang terjadi di surga, sementara di
  bumi, Yerusalem beria-ria dengan persembahan domba dan lembu mahal
  (ayat 11) dan perayaan-perayaan rutin yang fantastis (ayat 13-14)?
  Ironis! Melihat semuanya itu, Yang Mahakudus mencela karena jijik
  (ayat 11-14). "Aku benci melihatnya! Tanganmu penuh dengan darah!"
  (ayat 14-15). Allah bahkan menyetarakan Yehuda dengan manusia Sodom
  dan Gomora (ayat 10)! "Inilah kesalahan Sodom ... kecongkakan,
  makanan yang berlimpah-limpah dan kesenangan hidup ada padanya dan
  pada anak-anaknya perempuan, tetapi ia tidak menolong orang-orang
  sengsara dan miskin" (Yehezkiel 16:49). Allah tak terkesan dengan
  ibadah, perayaan, atau persembahan yang hebat namun penuh
  kemunafikan. Dia geram. Meski ada kemegahan di dalam tembok rumah
  ibadah, kesengsaraan dan kemiskinan masih bercokol di luar tembok
  (ayat 17).

  Lihat, setelah sekian tahun gereja bertumbuh, bukankah kondisi
  orang-orang di jalanan tak banyak berubah? "Garam" tak lagi asin;
  "terang" redup nyalanya. Hari ini, pesan Yesaya menghardik umat
  Tuhan yang merasa diri tengah baik-baik saja. Ada dua pilihan: taat
  dan ambil ba gian dalam pekerjaan pelayanan di tengah dunia yang Dia
  kasihi, atau mengabaikan gelisah hati untuk kesekian kali de ngan
  risiko berhadapan langsung dengan kedahsyat-an murka-Nya (ayat 20).
  --ZDK

                "DI MANA KITA, KALA BANYAK PENINDASAN;
            HAMBA KEGELAPAN, PARA PENYEMBAH KENYAMANAN?"
            (MARS KAMP NASIONAL MAHASISWA PERKANTAS 2010)

e-RH Situs:  http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-02-07
e-RH arsip web:        http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/02/07/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
        http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/02/07/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab:                http://alkitab.sabda.org/?Yesaya+1:10-20

  Yesaya 1:10-20

  10  Dengarlah firman TUHAN, hai pemimpin-pemimpin, manusia Sodom!
      Perhatikanlah pengajaran Allah kita, hai rakyat, manusia Gomora!
  11  "Untuk apa itu korbanmu yang banyak-banyak?" firman TUHAN; "Aku
      sudah jemu akan korban-korban bakaran berupa domba jantan dan
      akan lemak dari anak lembu gemukan; darah lembu jantan dan
      domba-domba dan kambing jantan tidak Kusukai.
  12  Apabila kamu datang untuk menghadap di hadirat-Ku, siapakah yang
      menuntut itu dari padamu, bahwa kamu menginjak-injak pelataran
      Bait Suci-Ku?
  13  Jangan lagi membawa persembahanmu yang tidak sungguh, sebab
      baunya adalah kejijikan bagi-Ku. Kalau kamu merayakan bulan baru
      dan sabat atau mengadakan pertemuan-pertemuan, Aku tidak tahan
      melihatnya, karena perayaanmu itu penuh kejahatan.
  14  Perayaan-perayaan bulan barumu dan pertemuan-pertemuanmu yang
      tetap, Aku benci melihatnya; semuanya itu menjadi beban bagi-Ku,
      Aku telah payah menanggungnya.
  15  Apabila kamu menadahkan tanganmu untuk berdoa, Aku akan
      memalingkan muka-Ku, bahkan sekalipun kamu berkali-kali berdoa,
      Aku tidak akan mendengarkannya, sebab tanganmu penuh dengan
      darah.
  16  Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu
      yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat,
  17  belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan, kendalikanlah
      orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah perkara
      janda-janda!
  18  Marilah, baiklah kita berperkara! --firman TUHAN--Sekalipun
      dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju;
      sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi
      putih seperti bulu domba.
  19  Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan
      hasil baik dari negeri itu.
  20  Tetapi jika kamu melawan dan memberontak, maka kamu akan dimakan
      oleh pedang." Sungguh, TUHAN yang mengucapkannya.

Bacaan Alkitab Setahun:
        http://alkitab.sabda.org/?Keluaran+25-27
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Keluaran+25-27

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
                Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
          Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Sunday, February 5, 2012

Renungan Harian 5 February 2012

e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 5 Februari 2012
Bacaan : Ibrani 6:9-20
Setahun: Keluaran 19-21
Nats: Pengharapan itu sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang
telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir ... (Ibrani 6:19)

Judul:

SAUH BAGI JIWA

Siapa yang tidak takut ketika harus menghadapi badai besar di
tengah lautan? Angin dan ombak yang besar itu dapat membuat kapal
yang kita tumpangi menjadi kandas. Pada saat seperti itulah sebuah
sauh atau jangkar diturunkan ke dasar laut. Ukuran jangkar jelas
sangat kecil bila dibandingkan dengan ukuran kapal, namun perannya
sangat besar untuk menahan kapal dari terjangan ombak.

Alkitab mengibaratkan pengharapan kepada Tuhan seperti jangkar.
Dengan jangkar itulah orang dapat bertahan dalam badai
ketidakpastian hidup. Seperti pengalaman Abraham. Istrinya sudah
menopause dan dirinya juga sudah begitu tua. Mungkinkah ia akan bisa
mendapatkan keturunan seperti yang dijanjikan Tuhan? Penantian
panjang ini seperti badai yang dapat menggoyahkan iman Abraham.
Namun Alkitab mencatat, Abraham menanti dengan sabar (ayat 15).
Mengapa? Karena Abraham tahu kepada Siapa ia meletakkan
pengharapannya (ayat 16-18). Penulis kitab Ibrani mendorong jemaat
Tuhan yang mulai goyah imannya untuk memiliki pengharapan yang
demikian (ayat 11-12).

Tuhan kita adalah Tuhan yang selalu menepati janji-Nya. Dia tidak
pernah berdusta. Apakah kita sungguh meletakkan pengharapan kita
kepada-Nya? Menanti memang adalah pekerjaan yang tidak menyenangkan,
tetapi menanti adalah bukti kesungguhan iman dan pengharapan kepada
Pribadi yang memberikan janji itu. Jangan berusaha menjawab
pergumulan dengan cara kita sendiri. Jangan pernah meninggalkan
pengharapan kita dalam Tuhan. Pengharapan itulah sauh bagi jiwa,
yang akan menjaga kita untuk tidak goyah diombang-ambingkan badai
kehidupan. --VT

KITA DAPAT BERHARAP PADA JANJI-JANJI TUHAN
KARENA KITA TAHU DIA YANG MENJANJIKANNYA SETIA

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-02-05
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/02/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/02/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Ibrani+6:9-20

Ibrani 6:9-20

9 Tetapi, hai saudara-saudaraku yang kekasih, sekalipun kami
berkata demikian tentang kamu, kami yakin, bahwa kamu memiliki
sesuatu yang lebih baik, yang mengandung keselamatan.
10 Sebab Allah bukan tidak adil, sehingga Ia lupa akan pekerjaanmu
dan kasihmu yang kamu tunjukkan terhadap nama-Nya oleh pelayanan
kamu kepada orang-orang kudus, yang masih kamu lakukan sampai
sekarang.
11 Tetapi kami ingin, supaya kamu masing-masing menunjukkan
kesungguhan yang sama untuk menjadikan pengharapanmu suatu milik
yang pasti, sampai pada akhirnya,
12 agar kamu jangan menjadi lamban, tetapi menjadi penurut-penurut
mereka yang oleh iman dan kesabaran mendapat bagian dalam apa
yang dijanjikan Allah.
13 Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia
bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang
lebih tinggi dari pada-Nya,
14 kata-Nya: "Sesungguhnya Aku akan memberkati engkau
berlimpah-limpah dan akan membuat engkau sangat banyak."
15 Abraham menanti dengan sabar dan dengan demikian ia memperoleh
apa yang dijanjikan kepadanya.
16 Sebab manusia bersumpah demi orang yang lebih tinggi, dan sumpah
itu menjadi suatu pengokohan baginya, yang mengakhiri segala
bantahan.
17 Karena itu, untuk lebih meyakinkan mereka yang berhak menerima
janji itu akan kepastian putusan-Nya, Allah telah mengikat
diri-Nya dengan sumpah,
18 supaya oleh dua kenyataan yang tidak berubah-ubah, tentang mana
Allah tidak mungkin berdusta, kita yang mencari perlindungan,
beroleh dorongan yang kuat untuk menjangkau pengharapan yang
terletak di depan kita.
19 Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita,
yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir,
20 di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia,
menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai
selama-lamanya.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Keluaran+19-21
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Keluaran+19-21


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

Sent from my BlackBerry Wireless Handheld
Powered by Gee! from StarHub

Saturday, February 4, 2012

(e-RH) Februari 04 -- KESADARAN BARU

Sent from my BlackBerry Wireless Handheld
Powered by Gee! from StarHub

-----Original Message-----
From: e-RH <owner-i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Date: Fri, 03 Feb 2012 11:10:00
To: e-RH<i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Reply-To: e-RH <owner-i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Subject: (e-RH) Februari 04 -- KESADARAN BARU

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 4 Februari 2012
Bacaan : Filipi 3:1-16
Setahun: Keluaran 16-18
Nats: Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang
kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap
rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia
daripada semuanya (Filipi 3:7-8)

Judul:

KESADARAN BARU

Setiap orang pasti punya sesuatu yang dibanggakan: kekayaan,
pendidikan, pengalaman, koneksi, status, dan sebagainya. Hal-hal
yang semestinya menjadi sampiran itu sedikit banyak seperti
memberikan identitas pada diri kita. Jika tak hati-hati, siapa diri
kita akan ditentukan oleh apa yang ada dan melekat dalam diri kita.
Ini berbahaya.



Paulus, dalam perjalanan hidupnya, mengalami pengalaman yang
sedemikian mengubahkan sehingga segala macam sampiran hebat pada
masa lalu, kini baginya adalah sampah. Bahasa asli yang dipakai
Paulus ialah: "kotoran". Penyebab perubahan itu ialah: pengenalan
akan Kristus (ayat 8). Namun demikian, Paulus tetap sadar bahwa
pengalaman itu adalah pengalaman anugerah, bukan pengalaman untuk
mengendalikan Tuhan. Ia tetap sadar akan ketidaksempurnaannya:
"Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna
... aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya ..."
(ayat 12). Pengalamannya dengan Tuhan tidak membuatnya sombong pun
takabur. Bukan karena ia telah me nangkap Kristus, melainkan justru
ia te-lah ditangkap Kristus. Paulus juga tak ingin dipenjara oleh
pengalaman rohani hebat masa lalu. Baginya hidup rohani berarti
berjalan maju menapaki masa kini menuju masa depan.



Bagaimana dengan kita? Apakah kita hanya larut dalam kebanggaan
kita-pada masa lalu? Ataukah kita sadar penuh bahwa kita mesti
selalu berjuang, dalam anugerah Allah, untuk makin lama makin
mengenal-Nya? Kiranya teladan rasul Paulus meletakkan kehausan dan
kerinduan dalam hati kita untuk hidup makin mengasihi Tuhan. --DKL

Apakah yang lebih bernilai dalam hidup ini
selain kesempatan untuk makin mengenal-Nya hari lepas hari?

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-02-04
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/02/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/02/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Filipi+3:1-16

Filipi 3:1-16

1 Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah dalam Tuhan. (3-1b)
Menuliskan hal ini lagi kepadamu tidaklah berat bagiku dan
memberi kepastian kepadamu.
2 Hati-hatilah terhadap anjing-anjing, hati-hatilah terhadap
pekerja-pekerja yang jahat, hati-hatilah terhadap
penyunat-penyunat yang palsu,
3 karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh
Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh
percaya pada hal-hal lahiriah.
4 Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal
lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya
pada hal-hal lahiriah, aku lebih lagi:
5 disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku
Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum
Taurat aku orang Farisi,
6 tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam
mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat.
7 Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang
kuanggap rugi karena Kristus.
8 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan
Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh
karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan
menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,
9 dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena
mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena
kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah
anugerahkan berdasarkan kepercayaan.
10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya
dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi
serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,
11 supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.
12 Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah
sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga
menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.
13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah
menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang
telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di
hadapanku,
14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu
panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.
15 Karena itu marilah kita, yang sempurna, berpikir demikian. Dan
jikalau lain pikiranmu tentang salah satu hal, hal itu akan
dinyatakan Allah juga kepadamu.
16 Tetapi baiklah tingkat pengertian yang telah kita capai kita
lanjutkan menurut jalan yang telah kita tempuh.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Keluaran+16-18
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Keluaran+16-18


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria

(e-RH) Februari 03 -- FACE THE BOOK

Sent from my BlackBerry Wireless Handheld
Powered by Gee! from StarHub

-----Original Message-----
From: e-RH <owner-i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Date: Thu, 02 Feb 2012 11:10:00
To: e-RH<i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Reply-To: e-RH <owner-i-kan-akar-renungan-harian@hub.xc.org>
Subject: (e-RH) Februari 03 -- FACE THE BOOK

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 3 Februari 2012
Bacaan : Mazmur 119:1-24
Setahun: Keluaran 13-15
Nats: Hancur jiwaku karena rindu kepada hukum-hukum-Mu setiap waktu
(Mazmur 119:20)

Judul:

FACE THE BOOK

Jonathan Edwards mencatat bagaimana ia face the Book, memandang
Alkitab: "Di dalam diri saya tumbuh kesukaan yang sangat besar akan
Alkitab, lebih dari buku apa pun. Seringkali ketika membacanya,
setiap kata terasa menyentuh hati saya. Saya merasakan harmoni
antara sesuatu di hati saya dengan kata-kata yang indah dan kuat
dari Alkitab. Saya sering seperti melihat begitu banyak terang yang
dipancarkan oleh setiap kalimat, seperti menikmati makanan lezat
yang disajikan, sehingga saya terhenti melanjutkan pembacaan saya.
Sering saya sampai lama merenung kan satu kalimat Alkitab, untuk
melihat keajaiban di dalamnya; namun hampir semua kalimat tampaknya
penuh dengan keajaiban."



Mazmur 119 juga dipenuhi gairah kecintaan yang besar dari penulisnya
dalam face the Book. Perhatikan pilihan kata-katanya: "Atas petunjuk
peringatan-peringatan-Mu aku bergembira, seperti atas segala harta
... firman-Mu tidak akan kulupakan ... Hancur jiwaku karena rindu
kepada hukum-hukum-Mu setiap waktu ... aku merenungkannya sepanjang
hari ... semuanya itu kegirangan hatiku ... perintah-perintah-Mu
lebih daripada emas, bahkan daripada emas tua ... Aku berpegang pada
peringatan-peringatan-Mu, dan aku amat mencintainya. (ayat 14, 16,
20, 97, 111, 127, 167).



Becermin pada pemazmur dan Edwards, kita mendapati kerohanian kita
yang pucat, disiplin rohani yang tertatih, dan kerinduan yang
kerontang. Mari meminta Tuhan memenuhi kita dengan cinta pada
penyataan-penyataan Diri-Nya, kerinduan dan sukacita untuk face the
Book setiap hari. --JOO

HATI YANG MENCINTAI TUHAN MELUAP
MERINDUKAN PENYATAAN-PENYATAAN-NYA

e-RH Situs: http://renunganharian.net/utama.php?tanggalnya=2012-02-03
e-RH
arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2012/02/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2012/02/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+119:1-24

Mazmur 119:1-24

1 Berbahagialah orang-orang yang hidupnya tidak bercela, yang
hidup menurut Taurat TUHAN.
2 Berbahagialah orang-orang yang memegang
peringatan-peringatan-Nya, yang mencari Dia dengan segenap hati,
3 yang juga tidak melakukan kejahatan, tetapi yang hidup menurut
jalan-jalan yang ditunjukkan-Nya.
4 Engkau sendiri telah menyampaikan titah-titah-Mu, supaya
dipegang dengan sungguh-sungguh.
5 Sekiranya hidupku tentu untuk berpegang pada ketetapan-Mu!
6 Maka aku tidak akan mendapat malu, apabila aku mengamat-amati
segala perintah-Mu.
7 Aku akan bersyukur kepada-Mu dengan hati jujur, apabila aku
belajar hukum-hukum-Mu yang adil.
8 Aku akan berpegang pada ketetapan-ketetapan-Mu, janganlah
tinggalkan aku sama sekali.
9 Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih?
Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.
10 Dengan segenap hatiku aku mencari Engkau, janganlah biarkan aku
menyimpang dari perintah-perintah-Mu.
11 Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa
terhadap Engkau.
12 Terpujilah Engkau, ya TUHAN; ajarkanlah ketetapan-ketetapan-Mu
kepadaku.
13 Dengan bibirku aku menceritakan segala hukum yang Kauucapkan.
14 Atas petunjuk peringatan-peringatan-Mu aku bergembira, seperti
atas segala harta.
15 Aku hendak merenungkan titah-titah-Mu dan mengamat-amati
jalan-jalan-Mu.
16 Aku akan bergemar dalam ketetapan-ketetapan-Mu; firman-Mu tidak
akan kulupakan.
17 Lakukanlah kebajikan kepada hamba-Mu ini, supaya aku hidup, dan
aku hendak berpegang pada firman-Mu.
18 Singkapkanlah mataku, supaya aku memandang keajaiban-keajaiban
dari Taurat-Mu.
19 Aku ini orang asing di dunia, janganlah sembunyikan
perintah-perintah-Mu terhadap aku.
20 Hancur jiwaku karena rindu kepada hukum-hukum-Mu setiap waktu.
21 Engkau menghardik orang-orang yang kurang ajar, terkutuklah
orang yang menyimpang dari perintah-perintah-Mu.
22 Gulingkanlah dari atasku cela dan penghinaan, sebab aku memegang
peringatan-peringatan-Mu.
23 Sekalipun pemuka-pemuka duduk bersepakat melawan aku, hamba-Mu
ini merenungkan ketetapan-ketetapan-Mu.
24 Ya, peringatan-peringatan-Mu menjadi kegemaranku, menjadi
penasihat-penasihatku.

Bacaan Alkitab Setahun:
http://alkitab.sabda.org/?Keluaran+13-15
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Keluaran+13-15


e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
Diterbitkan dan Hak Cipta (c) oleh Yayasan Gloria